Alat Uji Kesuburan Tanah Sederhana
Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh,
Terimakasih sebelumnya
untuk anda yg telah berkunjung ke blog saya, disini saya akan memberikan
informasi yg Insyaallah bermanfaat untuk kita semua.
Alat
kesuburan tanah, alat ini cara pembuatanya sudah banyak yg bisa kita temukan
baik di google sendiri hingga youtube. Tapi kebanyakan alat kesuburan tanah
(DIY) tersebut masih menggunakan bohlam lampu rumahan maupun yg dengan daya
5-9volt dan rangkaiannya pun masih terbilang sederhana.
Dan
disini saya akan memberi pengalaman saya membuat alat kesuburan tanah yg
sedikit lebih akurat dan aman soalnya menggunakan output daya 5volt.
Pertama
saya akan memberikan alasan mengapa alat ini diperlukan dan gambaran teknis
alat ini.
Alasan
pertama saya ambil dari visi dan misi pembimbing sekaligus wali kelas saya Ibu
Devy Listyowati, S.P. yaitu membuat alat pertanian yg mudah, murah, berguna dan fleksible, dan beliau menyarankan saya
dan ke dua kawan saya membuat alat kesuburan tanah yg pasti kami dituntut
membuat alat yg lebih baik dari alat yg sudah ada, seperti ini alat sekarang yg
banyak dibuat.
Teknisnya
alat Alat Uji Kesuburan Tanah merupakan alat yang digunakan untuk mendeteksi
atau mengetahui awal tanah pertanian
itu subur atau tidak subur. Dengan mengetahui tanah pertanian itu subur atau
tidak dapat menjadi rujukan bagi petani untuk menentukan langkah-langkah awal
perbaikan kesuburan tanah, yang
merupakan langkah awal untuk keberhasilan panen. Alat Uji Kesuburan Tanah bekerja
berdasarkan prinsip larutan elektrolit. Dimana tanah yang subur banyak
mengandung unsur-unsur hara atau nutrisi tanah yang berbentuk larutan
elektrolit dalam tanah sehingga ketika alat ini digunakan, semakin tinggi
tingkat kesuburan tanah akan semakin terang nyala lampu led indikator atau
semakin banyak COB led yang menyala.
Dan
seperti pembimbing kami bilang dibumi ini tak ada satu pun benda yg tak
terjamah unsur organik, karna bumi ini sudah berlangsung/berumur panjang sehingga
semua benda akan berbenturan dengan proses dekomposisi bahan organik. Layaknya bangkai
tikus mati diata batu sehingga batu tersebut sudah terkontaminasi dengan unsur
organik dari bangkai tikus tersebut apalagi yg kita bicarakan ini adalah tanah
yg ribuan tahun bekas terkuburnya kehidupan.
. Indonesia dikenal sebagai negara
agraris, hal ini karena posisi Indonesia di daerah khatulistiwa yang memiliki 2
musim yaitu musim kemarau dan penghujan. Selain itu Indonesia juga dikenal
banyak memiliki gunung api aktif terbanyak di dunia, sehingga dijuluki “Ring Of Fire” oleh dunia. Dari hal
tersebut diatas memberikan nilai plus bagi Indonesia yaitu 2 musim kemarau dan
penghujan yang silih berganti dan hasil erupsi gunung berapi memberikan kesuburan
bagi tanah Indonesia karena menghasilkan unsur hara atau nutrisi bagi tanaman
yang tumbuh ditanah tersebut sehingga aktifitas pertanian dapat berjalan dengan
baik.
Tetapi
eksplorasi tanah dan alam Indonesia secara berlebihan dan pengurusan tanah yang
tidak tepat ternyata memberikan dampak yang buruk bagi kondisi tanah pertanian.
Alih fungsi hutan yang sembarangan, penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang
terus menerus, pencemaran limbah pabrik, dan sebagainya menjadi kekhawatiran
bangsa ini akan berlangsungnya masa depan pertanian di Indonesia dalam memenuhi
kebutuhan pangan dan industri.
Petani
di Indonesia banyak yang mengeluh dengan kondisi pertanian saat ini dimana
hasil panen yang tidak seperti harapannya atau gagal panen, harga produk
pertanian yang murah karena kualitas hasil yang rendah, dan sebagainnya. Begitu
juga masyarakat umum yang belajar bertanam juga mengeluhkan hal yang sama ketika bertanam, misalnya masyarakat
perkotaan yang melakukan urban farming
untuk mendapatkan tanah di daerah perkotaan yang subur sulit. Apa penyebabnya?
Karena tak lain adalah kondisi tanah dan lingkungan yang mulai rusak dengan
berbagai pencemarannya.
Banyak
masyarakat umum khususnya petani yang kurang memahami bahwa tanah mereka
bekerja itu sudah miskin unsur hara untuk tanaman akibat eksplorasi tanah dan
alam secara berlebihan dan pengurusan tanah yang tidak tepat. Untuk mendeteksi
atau mengetahui tanah pertanian itu baik atau buruk untuk bertani atau kaya
atau miskin unsur hara, maka kami berusaha membuat alat uji kesuburan tanah
sederhana yang kami harapan bisa membantu masyarakat umum khususnya petani
untuk menguji kesuburan tanah yang kita beri nama Alat Uji Kesuburan Tanah.
Dengan mengetahui tanah pertanian itu subur atau tidak dapat menjadi rujukan
bagi petani untuk menentukan langkah-langkah awal perbaikan kesuburan tanah,
misal dengan menambahkan pupuk organik, penambahan kapur, dan sebagainya yang
merupakan langkah awal untuk keberhasilan panen.
Begitu
juga bagi siswa jurusan ATPH SMK Negeri 3 Salatiga yang baru belajar menjadi
petani muda harus mengetahui terlebih dahulu apakah tanah yang akan mereka
produksi untuk kegiatan budidaya pertanian subur atau tidak subur untuk awal
keberhasilan tanam juga memerlukan Alat Uji Kesuburan Tanah.
Tanaman
membutuhkan unsur hara esensial untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Unsur hara
esensial adalah unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dan fungsinya tidak
dapat digantikan oleh unsur hara yang lain, jika tidak tercukupi maka tanaman
tidak dapat tumbuh dengan normal. Unsur hara esensial terdiri dari Karbon (C),
Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N)
, Phospor (P), Kalium (K), Magnesiun (Mg), Kalsium (Ca), Belerang (S), Besi
(Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Molibdenum (Mo), Tembaga (Cu), Seng (Zn), dan
Klor (Cl). Ternyata unsur-unsur hara tersebut diperlukan tanaman sebagian besar
merupakan ion-ion yang terlarut membentuk larutan elektrolit yaitu larutan yang
dapat menghantarkan listrik (m.kompasiana.com).
Elektrolit
adalah suatu zat yang yang ketika dilarutkan dalam air akan menghasilkan arus
listrik (www.wikipedia.org). Semakin
banyak ion semakin kuat daya hantar listriknya. Dimana tanah yang subur banyak
mengandung ion-ion dari unsur hara.
Maka
Alat Uji Kesuburan Tanah bekerja berdasarkan prinsip larutan elektrolit. Dimana
semakin banyak kandungan unsur-unsur hara atau nutrisi tanah semakin terang
nyala lampu led indikator atau semakin banyak COB led yang menyala berarti
menunjukkan semakin subur tanah tersebut.
Gambar
diatas adalah alat pertama yg kami buat masih sederhana hanya menggunakan led 1
mata, sehingga keakuratannya pun masih belum maksimal untuk digunakan
menentukan langkah awal uji kesuburan tanah.
seperti
inilah alat ke3 yg pernah kami buat tapi mohon maaf karna alat yg pernah kami buat telah rusak
sehingga tidak dapat memperlihatkan bentuk aslinya tapi semoga dengan sedigkit gambaran yg saya
buat dapat bermanfaat bagi kita semua.
Alat ini menggunakan komponen
lampu led 4 mata sehingga lebih akurat mengukur kesuburan, dulu saya
pernah mencoba untuk membuat menggunakan
indikator digital 1-100% tapi masih
gagal :v.
Untuk Info lebih
lanjut abdullahcfc67@gmail.com







Comments
Post a Comment